<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>My Note</title>
	<atom:link href="http://lusiamarianews.com/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://lusiamarianews.com</link>
	<description>Informasi ringan seputar bayi dan balita</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Mar 2012 10:23:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Emosi Ibu Tidak Stabil Mempengaruhi Anak</title>
		<link>http://lusiamarianews.com/?p=34</link>
		<comments>http://lusiamarianews.com/?p=34#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2012 14:41:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiamarianews.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Ibu merupakan figur  yang sangat penting bagi seorang anak, terutama anak balita. Anak akan belajar bagaimana ia diperlakukan oleh ibunya. Seperti kata pepatah, air cucuran jatuh tidak jauh dari atapnya. Emosi ibu yang tidak terkendali akan menjadikan anak anda merasa takut. Ketakutan yang ditimbulkan dari emosi ibu akan membawa pengaruh negatif bagi anak. Sebaiknya ibu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ibu merupakan figur  yang sangat penting bagi seorang anak, terutama anak balita. Anak akan belajar bagaimana ia diperlakukan oleh ibunya. Seperti kata pepatah, air cucuran jatuh tidak jauh dari atapnya.</p>
<p>Emosi ibu yang tidak terkendali akan menjadikan anak anda merasa takut. Ketakutan yang ditimbulkan dari emosi ibu akan membawa pengaruh negatif bagi anak. Sebaiknya ibu harus bisa mengontrol emosinya jika anak anda bersalah dan anda ingin memarahinya.</p>
<p><span id="more-34"></span>Tips untuk mengontrol emosi:</p>
<p>1. Mendengar</p>
<p>Anak akan merasa diperhatikan bila anda bisa mendengar kesalahan apa yang telah diperbuatnya. Disitu anda tidak bisa langsung memarahinya atau bahkan memukulnya.bila ia telah mengemukan maksudnya. Anda harus bisa menelaah mana yang benar dan salah.</p>
<p>2. Pengertian dan sabar</p>
<p>Anak akan merasa bahwa ia bersyukur mempunyai ibu yang pengertian dan mau menjebatani kesalahan yang dilalukan anak. Dari situ anak akan belajar untuk bersabar bila suatu hari anak mengalami masalah.</p>
<p>3. Meminta maaf</p>
<p>Ibu tidak perlu ragu untuk meminta maaf bila ibu tersebut juga melakukan kesalahan.Meminta maaf memang susah, apalagi bila ibu tesebut punya sifat ego yang tinggi.</p>
<p>4. Kasih sayang</p>
<p>Kasih sayang jalinan yang mengikat erat antara ibu dan anak tidak bisa dipisahkan, biarpun anak tersebut nantinya akan tumbuh menjadi dewasa. Dia akan belajar bagaimana untuk menyayangi ibu bapanya bahkan adik,saudara maupun orang-orang yang dekat dengannya.</p>
<p>Jadi emosi itu sebenarnya perlu,tapi yang membahayakan bila emosi tidak terkontrol atau tidak stabil maka akan berakifat fatal bagi anak tersebut.</p>
<p>Anak di masa tumbuh kembangnya akan mengalami masalah menjadi anak yang pemarah dan pendendam. Bahkan anak tersebut tidak mau mengalah bila ia bertengkar dengan teman-temannya. Seakan-akan anak tersebut juga ingin menunjukkan bahwa aku dulu juga merasa diperlakukan seperti itu oleh ibu mereka.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiamarianews.com/?feed=rss2&#038;p=34</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MENINGKATKAN KECERDASAN BALITA ANDA</title>
		<link>http://lusiamarianews.com/?p=30</link>
		<comments>http://lusiamarianews.com/?p=30#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Mar 2012 13:52:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiamarianews.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Di usia tiga tahun pertama merupakan masa yang paling sensitif  bagi perkembangan otak anak sera kehidupannya. Otak merupakan bagian terpenting di dalam tubuh anak, yang mencapai kisaran antara 70-80% untuk tiga tahun pertama. Sayang, jika anda mengabaikan begitu saja untuk tiga tahun pertama tersebut. Anak tersebut dipastikan tidak berkembang secara maximal. Dalam artian anak tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Di usia tiga tahun pertama merupakan masa yang paling sensitif  bagi perkembangan otak anak sera kehidupannya.</em></p>
<p>Otak merupakan bagian terpenting di dalam tubuh anak, yang mencapai kisaran antara 70-80% untuk tiga tahun pertama.</p>
<p>Sayang, jika anda mengabaikan begitu saja untuk tiga tahun pertama tersebut. Anak tersebut dipastikan tidak berkembang secara maximal. Dalam artian anak tersebut akan menjadi anak biasa-biasa saja.</p>
<p><span id="more-30"></span>Beda dengan anak-anak yang tiga tahun pertama diberikan waktu khusus oleh ibunya, baik ibu itu bekerja di luar maupun sebagai ibu rumah tangga biasa.</p>
<p>Disini pun kalau ibu rumah tangga biasa, tapi kalau ibu tersebut tidak konsisten dengan perkembangan anak di usia tiga tahun pertama, maka anak tidak bisa berkembang , baik perkembangan fisik,pekembangan emosi, perkembangan intelektual maupun perkembangan sosial.</p>
<p>Tips untuk meningkatkan kecerdasan anak:</p>
<p>1. Berikan waktu anda selama 1 jam</p>
<p>Waktu satu jam sangat berarti bagi anak anda, bila anda adalah ibu yang bekerja di luar. Luangkan waktu anda secara khusus selama i jam untuk memberikan mainan, bacaan edukatif bagi perkembangan kecerdasan anak. Dari situ anak akan merasa sangat terangsang dengan mainan, bacaan edukatif yang disukai anak anda. Nah, dari sanalah anda akan bisa menilai anak anda untuk memberikan yang terbaik bagi perkembangan kecerdasan anak anda.</p>
<p>2. Memonitor dan memberikan pengarahan</p>
<p>Bila anda sibuk dengan pekerjaan anda, dan anda menyerahkan segala sesuatu kepada babysitter anda maka anda sebaiknya mencari babysitter yang kreatif. Dalam artian babysitter tersebut selain sayang sama anak anda, dia juga bisa mengarahkan anak anda untuk lebih baik. Sebaiknya cari babysitter yang pandai, juga sabar terhadap anak anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiamarianews.com/?feed=rss2&#038;p=30</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>PSIKOLOGI DAN KESEHATAN</title>
		<link>http://lusiamarianews.com/?p=22</link>
		<comments>http://lusiamarianews.com/?p=22#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 04:22:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiamarianews.com/?p=22</guid>
		<description><![CDATA[MENGATASI  DEPRESI PADA ANAK Seperti kebanyakan orang lainnya, anda mungkin berasumsi kalau anak pra sekolah terlalu kecil untuk merasa sedih. Tapi ada penelitian terbaru yang menyatakan bahwa depresi klinis itu ternyata tidak mengenal usia. Depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri sama berpengaruhnya pada balita dan remaja juga pada orang dewasa. Para peneliti di Washington University [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>MENGATASI  DEPRESI PADA ANAK</p>
<p>Seperti kebanyakan orang lainnya, anda mungkin berasumsi kalau anak pra sekolah terlalu kecil untuk merasa sedih. Tapi ada penelitian terbaru yang menyatakan bahwa depresi klinis itu ternyata tidak mengenal usia. Depresi, bahkan keinginan untuk bunuh diri sama berpengaruhnya pada balita dan remaja juga pada orang dewasa.</p>
<p><span id="more-22"></span>Para peneliti di Washington University School of Medicine, mengemukakan bahwa anak-anak mengalami symptom depresi yang sama seperti yang sering ditemukan pada orang dewasa, bahkan disertai dengan tingkat keparahannya. Walaupun begitu depresi tetap merupakan penyakit yang tak terdeteksi dan tak terawat antara anak-anak dan remaja.</p>
<p>Bagaimana mengetahui tanda-tanda depresi pada anak-anak? Apa saja perilaku yang perlu diawasi oleh orang tuanya? Biasanya anak-anak menderita depresi secara persis selalu terganggu, menarik diri dan lethargic, kata Dr..Elizabeth Rody, direktur medis serta psikiater anak dan remaja untuk Magellan Behavioral Healt di New Jersey.</p>
<p>Orang tua harus memperhatikan durasi dari perilaku depresi tersebut. Bila ternyata anak anda bukan mengalami masalah kesehatan umum, maka langkah selanjutnya adalah membuat janji dengan psikiater atau psikolog anak dan remaja untuk membantu evaluasi. Sebagai tambahan dari serangkaian tes psikologi dan kerja darah, orang tua juga harus siap me-review seluruh sejarah kesehatan anak.</p>
<p>Meskipun penyebab pasti dari depresi anak tidak diketahui, penelitian depresi pada orang dewasa menyatakan bahwa tergantung pada predisposisisi genetiis dan pengaruh lingkungan. Selain itu depresi juga disebabkan oleh kombinasi dari berbagai faktor.</p>
<p>Faktor lingkungan yang membuat anak-anak berisiko mengalami depresi meliputi pelecehan seksual,fisik dan verbal, anak yang terlantar dan adanya sejarah pemakaiian narkoba.</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiamarianews.com/?feed=rss2&#038;p=22</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DEPRESI PADA ANAK</title>
		<link>http://lusiamarianews.com/?p=18</link>
		<comments>http://lusiamarianews.com/?p=18#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Mar 2012 03:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiamarianews.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Depresi adalah perasaan sangat sedih, bisa disertai dengan rasa kehilangan serta peristiwa sedih lainnya dan perasaan tersebut akan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Penyebab: Dokter tidak mengetahui secara pasti apa penyebab depresi, tetapi kelainan kimia pada otak kemungkinan ada pengaruhnya. Faktor kombinasi, baik pengalaman hidup dan genetic vulnerabilility sangat berpengaruh. kadangkala gangguan kesehatan seperti tiroid [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Depresi adalah perasaan sangat sedih, bisa disertai dengan rasa kehilangan serta peristiwa sedih lainnya dan perasaan tersebut akan berlangsung dalam jangka waktu tertentu.</p>
<p><span id="more-18"></span>Penyebab:</p>
<p>Dokter tidak mengetahui secara pasti apa penyebab depresi, tetapi kelainan kimia pada otak kemungkinan ada pengaruhnya. Faktor kombinasi, baik pengalaman hidup dan genetic vulnerabilility sangat berpengaruh. kadangkala gangguan kesehatan seperti tiroid tidak aktif sangat berpengaruh.</p>
<p>Gejala-gejala depresi yang terjadi pada anak:</p>
<p>-perasaan sangat sedih</p>
<p>-lesu</p>
<p>-murung dan menarik diri dari pergaulan</p>
<p>-gangguan tidur</p>
<p>-kurang nafsu makan,kehilangan berat badan</p>
<p>-berpikiran untuk buuh diri</p>
<p>-protes dengan perubahan fisik</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Diagnosa</p>
<p>Seorang dokter mendasari pada beberapa sumber informasi, termasuk wawancara dengan anak remaja tersebut dan informasi dari orang tuanya serta guru. kadangkala susunan pertanyaan membantu membedakan antara depresi dari reaksi normal kepada situasi yang menyedihkan. Seorang dokter berusaha untuk menentukan apakah keluarga atau stress social bisa mempercepat depresi juga menentukan apakah gangguan fisik, seperti tiroid underactive adalah penyebabnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiamarianews.com/?feed=rss2&#038;p=18</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prestasi Anak Ditentukan Oleh Pola Asuh Orang Tuanya</title>
		<link>http://lusiamarianews.com/?p=11</link>
		<comments>http://lusiamarianews.com/?p=11#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 10 Mar 2012 05:38:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lusia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Balita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lusiamarianews.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[Keluarga sebagai komunitas pertama memiliki peran penting dalam pembangunan mental dan karakteristik orang tuanya. Di keluarga anak belajar dan menyatakan diri sebagai mahkluk sosial. Segala sesuatu yang diperbuat anak mempengaruhi keluarganya, dan apa yang sebaliknya yang di dapati anak dari keluarganya akan mempengaruhi perkembangan jiwa, tingkah laku,cara pandang dan emosinya. Kehidupan keluarga bila di dalamnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Keluarga sebagai komunitas pertama memiliki peran penting dalam pembangunan mental dan karakteristik orang tuanya. Di keluarga anak belajar dan menyatakan diri sebagai mahkluk sosial. Segala sesuatu yang diperbuat anak mempengaruhi keluarganya, dan apa yang sebaliknya yang di dapati anak dari keluarganya akan mempengaruhi perkembangan jiwa, tingkah laku,cara pandang dan emosinya.</p>
<p><span id="more-11"></span></p>
<p>Kehidupan keluarga bila di dalamnya didapati dengan sentakan, bentakan, penganiayaan, pemukulan terhadap anak,keluarga yang broken home maka anak tersebut dipastikan kalau dia sudah besar akan menjadi sampah masyarakat. Atau kemungkinan terburuk bila dia mempunyai adik,kemungkinan apa yang didapati anak dari orang tuanya akan ia lakukan terhadap adiknya.</p>
<p>Landasan dan tongkat estafet pendidikan anak selanjutnya adalah pendidikan yang di dapat dari keluargnya. Apabila pondasi pendidikan keluarganya kuat kokoh, maka pendidikan selanjutnya akan mudah.</p>
<p>Tidak dapat dipungkiri, pendidikan yang paling banyak diterima adalah dari kelurga. Perilaku orang tua akan selalu diingat si anak dan ditanamkan dalam benaknya. Apabila anak di didik dalam cemoohan karena kekurangannya dan ejekan yang di dapat dari setiap kegagalan yang di dapatinya, maka yang ada dalam anak itu hanya ketakutan dan kegelisahan.</p>
<p>Keluarga menjadi motor penggerak keberhasilan nak dalam mencapai inspirasi pergaulannya denganteman-teman, lingkungan masyarakat di sekitarnya. Sebaliknya bila orangtua menanamkan rasa kasi sayang dalam keluarga, maka akan menimbulkan keharmonisan dalam interaksi dengan anak Segala permasalahn anak yang terjadi terhadap anak bisa diketahui melalui pendekatan personal.</p>
<p>Anak akan termotivsi bila hasil jerih payah dan prestasinya dihargai oleh orang tuanya. Akan tetapi terkadang kita jumpai orang tua yang memaksakan kehendaknya agar anak dapat memenuhi keinginan orang tuanya. Hal ini akan menimbulka keterpaksaan pada diri anak dalam bidang prestasi, tugas maupun kewajiban yang lainnya.</p>
<p><strong>Pola Asuh</strong></p>
<p>Kegiatan pengasuhan banyak diartikan sebagai usaha dalam mendidik anak. Orang tua sebaiknya memilih pola asuh sesuai dalam perkembangan anak serta membimbingnya di kehidupan yang layak dan bermartabat. Pengasuhan yang baik adalah pengasuhan yang membantu anak berhasil di sekolah, mendukung perkembangan keingitahuan intelektual, motivasi belajar dan keinginan untuk mencapai sesuatu yang baik. Pengasuhan anak yang baik adalah menjauhkan anak dari perilaku anti sosial, melakukan pelanggaran hukum ringan,pemakaian narkoba dan alkohol.</p>
<p><strong>Tingkah laku orang tua selalu menjadi tolak  ukur anak dalam proses pendidikan dalam keluarga. Anak akan meniru orang tua dalam bersikap dan berperilaku baik hal tersebut disadari atau tidak.</strong></p>
<p>Keterlibatan orang tua dalam sekolah bukan hanya dengan ikut membantu anak dalam mengerjakan tugas rumahnya, melainkan lebih pada hubungan wali siswa di sekolah, baik pada komite sekolah, bimbingan penyuluhan atau hal yang bekenaan pendidikan anak di sekolah..Ketika anak masih kecil orang tua dapat mengarahkan kepada teman-teman yang dianggap baik, setelah anak beranjak dewasa orang tua dapat mengarahkan agar anak bergaul dengan anak yang memiliki latar belakang dan perilaku yang baik;</p>
<p>Pengasuhan orang tua dibagi tiga tahap:</p>
<ol>
<li>1. Pola Asuh Otoriter</li>
<li>2. Pola Asuh Permisip</li>
<li> 3. Pola Asuh Demokrasi</li>
</ol>
<p><strong>Pola Asuh Otoriter</strong></p>
<p>Dalam mengasuh anak tidak jarang kita jumpai orang tua yang mengambil sikap otoriter dalam mendidik anaknya. Seringkali orang tua lebih mengedepankan kuatnya keinginan dan cita-cita anak dalam meraih keberhasilan di masa depan. Mereka selalu berfikir apa yang mereka lakukan semata-mata hanya demi kebaikan anak dan megesampingkan perasaan dan kondisi anak tersebut. Orang tua tidak menginginkan anaknya mengalami kegagalan, bahaya  maupun sesuatu yang buruk menimpanya. Namun disisi lain perkembangan mental anak akan terganggu.</p>
<p><strong>Pola Asuh Permisif</strong></p>
<p>Anak menjadi tidak terarah bila diberikan kebebasan sepenuhnya pada dirinya, sehingga setiap keputusan yang akan diambil adalah sepenuhnya hak pribadi dan orang lain tidak boleh ikut campur.</p>
<p>Pola asuh permisif yang diterapkan oleh orang tuanya akan memberikan dampak kurangnya prestasi belajar,anak menjadi malas dan tidak peduli dengan hasil belajar yang ia raih, karena kurangnya perhatian orang tua. Orang tu amerasa tidak mampu memberikan  pendididkan dan pengasuhan yang baik sehingga menyerahkan pengasuhan sepenuhnya kepada pihak sekolah. Seorang anak yang berkembang tanpa batasan dan aturan dan perhatian serta ketidak jelasan hidup dan hilangnya contoh teladan yang berakibat pada beralihnya anak kepada lingkungan, teman atau orang-orang terdekatnya dan menjadikannya figur.</p>
<p><strong>Pola Asuh Demokrasi</strong></p>
<p>Apabila orangtua selalu mengedepankan pendekatan secara personal dengan curahan kasih sayang ,maka akan terbentuk kepercayaan yang besar dalam diri anak tersebut. Anakakan berusaha besikap terbuka kepada orang tuanya sehingga permasalahan yang terjadi dapat dicari jalan keluar. Perilaku anak akan terbentuk secara bertahap menuju kepribadian yang baik. Sosok orang tua yang demokratis tidak mengedepankan kepentingan pribadinya akan tetap menghargai dan memperhatikan kepentingan anak sebagai individu yang berkualitas.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lusiamarianews.com/?feed=rss2&#038;p=11</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

